Zodia

Euodia suaveolens Hochr. var. ridleyi

Pohon kecil hingga sedang dengan tinggi hingga 14 meter, batang berkayu kecil, dan daun majemuk berhadapan dengan helai daun berbentuk lanset panjang, tepi bergelombang, halus, berkilau dan beraroma harum yang juga mempunyai rasa pahit. Bunganya majemuk berwarna putih kekuningan dengan aroma yang kuat dan bunga berkelopak empat. Buahnya berbentuk bulat telur hijau saat muda dan cokelat saat matang dengan biji kecil hitam mengkilap. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman endemik Papua yang kini banyak dibudidayakan di Jawa sebagai tanaman hias dan pengusir serangga.
Nama LatinEuodia suaveolens Hochr. var. ridleyi
Nama FamiliRutaceae
Distribusi AsliPapua dan wilayah sekitarnya
Ruang Tumbuh OptimalTumbuh baik di daerah dengan kelembaban tinggi, curah hujan yang mencukupi, tanah yang gembur dan berdrainase baik, menerima sinar matahari penuh atau teduh sebagian. Tanaman ini dapat hidup di hutan sekunder dan sering ditemukan tumbuh di halaman rumah atau taman.
PemanfaatanZodia digunakan secara tradisional untuk mengusir nyamuk dan serangga dengan mengusapkan daunnya ke tubuh. Selain itu, bagian daun, kulit batang, akar, dan bijinya dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit seperti demam, malaria, hipertensi dan infeksi mikroba. Zodia juga memiliki potensi sebagai bahan pengharum dan tanaman hias. Senyawa aktifnya seperti evodone memiliki efek insektisida dan antimikroba.

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!